tempat wudlu dan toilet masjid kebanyakn tidak setandar fiqih

Pada zaman dahulu tehnologi belum seperti zaman sekarang tetapi orang orang zaman dahulu selalu taat pada guru.
dan guru zaman dahulu tidak seperti zaman sekarang.zaman dahulu guru itu selalu bersih lahir dan batin kalau guru zaman sekarang kebanyakan hanya membersihkan lahir dan banyak juga yang tidak memperhatikan suci lahir batin guru zan dahulu  digugu dan ditiru tetapi sekarang lain  wagu tor saru kata gus dur

Dimana mana pembangunan msajid semakin pesat ,mewah ,megah dan indah tetapi  sayang seribu sayang masjid yang begitu indah ,mewah dan megah ternyata tempat wudlu dan toiletnya tidak memenuhi setandar fiqih .

Hadharah, Madaniyah, dan Bid’ah

Kita seringkali merasakan kebingungan sebagai seorang muslim ketika berhadapan dengan peradaban Barat. Di satu sisi kita dituntut untuk meninggikan Islam, tetapi di sisi lain kita tidak terlepas dari berbagai realitas (fakta) yang bersumber dari Barat, yang notabene sangat memusuhi Islam. Kemudian muncullah berbagai macam asumsi dan berbagai macam pandangan di kalangan umat Islam, misalnya “Katanya menolak Barat, tapi kok pakai teknologi dari Barat?”, “Katanya segala sesuatu yang baru itu bid’ah, tapi kok pakai barang-barang yang ditemukan orang kafir?”. Jika kita tidak berhati-hati dalam masalah ini, tentu kita akan terjebak dalam dualisme pemahaman yang bertolak belakang. Pertanyaannya: Apakah semua hal yang berkaitan dengan Barat harus ditolak? Jika tidak, mana hal-hal yang harus ditolak dan boleh untuk diambil?